PPKn – Suasana penuh keakraban, keceriaan, dan semangat kreativitas mewarnai pelaksanaan Pekan Kreasi Nusantara (PKN) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Mengusung semangat merajut keberagaman Nusantara dalam kebersamaan, kegiatan ini menjadi wadah penyambutan mahasiswa baru (maba) sekaligus ruang interaksi kolaboratif lintas angkatan.
Rangkaian kegiatan PKN 2026 terbagi ke dalam dua sesi utama dari pagi hingga malam hari. Sesi pagi dipusatkan di halaman gedung Rektorat UNIKAMA dengan agenda outbound yang diikuti dengan penuh antusias oleh pengurus HMPS dan mahasiswa baru Prodi PPKn. Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama dan sesi ice breaking untuk mencairkan suasana. Keseruan semakin memuncak saat para peserta beradu kekompakan dalam berbagai permainan ketangkasan kelompok, mulai dari game estafet tongkat, estafet tepung, estafet kardus, hingga estafet air yang menguji strategi dan kerja sama tim.

Memasuki malam hari, kemeriahan berlanjut dengan gelaran malam puncak Pentas Seni yang berlangsung di halaman depan gedung Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIKAMA. Malam apresiasi seni budaya ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa lintas angkatan, tetapi juga turut dibersamai secara langsung oleh Ketua Program Studi PPKn FIP UNIKAMA, Bapak Dr. Didik Iswahyudi, M.Pd., beserta jajaran dosen Prodi PPKn.
Ketua Pelaksana, Tadeus Saputra Pani, dalam sambutannya menekankan pentingnya nilai kebersamaan dan sinergi dari seluruh pihak demi menyukseskan acara ini. Menurutnya, keterlibatan aktif mahasiswa dari berbagai angkatan sejak tahap perencanaan hingga eksekusi menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan Pekan Kreasi Nusantara tahun ini.
Sementara itu, Kaprodi PPKn FIP UNIKAMA, Dr. Didik Iswahyudi, M.Pd., saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan antusiasme para mahasiswa. Beliau menegaskan bahwa kegiatan kemahasiswaan seperti PKN merupakan instrumen pembelajaran krusial di luar ruang kuliah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru dan mahasiswa lama dapat berlatih membangun komunikasi efektif, membagi peran, bekerja sama, serta memikul tanggung jawab bersama atas program yang mereka rancang.
Di sisi lain, Dosen Prodi PPKn UNIKAMA, Engelbertus Kukuh Widijatmoko, M.Pd., memandang Pekan Kreasi Nusantara bukan sekadar ajang hiburan atau pertunjukan bakat semata. Lebih jauh, kegiatan ini merupakan ruang aktualisasi nyata untuk mewujudkan civil society (masyarakat madani), di mana mahasiswa mempraktikkan nilai-nilai kewargaan secara langsung.
“Civil society tidak cukup hanya dipelajari sebagai konsep teoretis di ruang kelas. Ia harus dialami melalui proses kebersamaan, komunikasi, partisipasi, tanggung jawab, dan kemampuan menghargai perbedaan. Ketika mahasiswa baru dan mahasiswa lama duduk bersama, merancang kegiatan, berbagi tugas, lalu menyelesaikan persoalan di lapangan bersama-sama, di situlah civil society sedang dipraktikkan,” ungkap Engelbertus.
Beliau juga menambahkan bahwa seni dan permainan kolaboratif memiliki kekuatan besar untuk menyatukan berbagai latar belakang mahasiswa. Perbedaan gagasan yang muncul tidak menjadi sumber konflik, melainkan dikelola menjadi energi kreatif melalui dialog dan kerja sama.

Dalam perspektif tersebut, Pekan Kreasi Nusantara Prodi PPKn FIP UNIKAMA hadir sebagai laboratorium kecil kehidupan kewargaan. Mahasiswa ditempa untuk menjadi warga kampus yang partisipatif, menghargai keberagaman budaya Nusantara, mampu membangun jejaring sosial, serta bertanggung jawab terhadap keputusan bersama.
“Jika mahasiswa mampu mengubah perbedaan menjadi kolaborasi, kreativitas menjadi kontribusi, dan kegiatan menjadi pengalaman bersama, maka kampus sedang menyiapkan generasi yang tidak hanya fasih berbicara tentang masyarakat, tetapi juga siap hidup dan berkarya di tengah masyarakat,” tambahnya.
Tingginya antusiasme seluruh elemen Prodi PPKn dalam Pekan Kreasi Nusantara 2026 ini membuktikan bahwa pendidikan kewarganegaraan dapat diimplementasikan melalui berbagai medium yang menyenangkan—di mana outbound, seni budaya, organisasi, dan kebersamaan berpadu membentuk karakter calon pendidik dan warga negara yang unggul.
Pendaftaran Mahasiswa baru dapat melalui link berikut: https://pmb.unikama.ac.id/
info lebih lanjut : Follow akun Instagram FIP @fip.unikama atau Tiktok @fip_unikama

