Menyusuri Jalan Menuju Yogyakarta, Mahasiswa PPKn Unikama, Kon Pledo Abadikan Keindahan di Setiap Persinggahan

Menyusuri Jalan Menuju Yogyakarta, Mahasiswa PPKn Unikama, Kon Pledo Abadikan Keindahan di Setiap Persinggahan

Perjalanan darat dari Malang menuju Yogyakarta menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi Kon Pledo, seorang pecinta fotografi yang memanfaatkan setiap persinggahan untuk mengabadikan keindahan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat.

Berbeda dengan kebanyakan pelancong yang berfokus pada tujuan akhir, Kon Pledo memilih menikmati setiap proses perjalanan. Dengan membawa kamera di pundaknya, ia berhenti di sejumlah kota yang dilewati untuk mendokumentasikan pesona yang tersaji di sepanjang jalur menuju Yogyakarta.

Persinggahan dilakukan di beberapa daerah, di antaranya Blitar, Tulungagung, Ponorogo, Madiun, dan Wonogiri. Di setiap kota, ia menyempatkan diri mengabadikan berbagai objek, mulai dari bentang alam, jalan-jalan kota, aktivitas masyarakat, hingga suasana khas yang mencerminkan identitas masing-masing daerah.

“Setiap kota memiliki karakter yang berbeda. Saya ingin menikmati perjalanan tanpa terburu-buru dan mengabadikan keindahan yang sering kali terlewatkan oleh para pelintas, ungkap Kon Pledo.

Setelah menempuh perjalanan lintas provinsi, Kon Pledo akhirnya tiba di Yogyakarta. Di Kota Gudeg ini, ia menghabiskan waktu dengan berjalan kaki menyusuri berbagai sudut kota yang dikenal kaya akan sejarah dan budaya. Lensa kameranya merekam suasana jalanan yang hidup, bangunan-bangunan bernilai sejarah, ruang-ruang publik, hingga wajah masyarakat yang ramah menyambut para wisatawan.

Salah satu destinasi yang menjadi fokus perjalanannya adalah Candi Prambanan. Kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia itu menjadi objek favoritnya. Menurutnya, kemegahan arsitektur, detail relief, serta panorama di sekitar kawasan candi menghadirkan perpaduan sejarah dan keindahan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Selain menjelajahi pusat Kota Yogyakarta, Kon Pledo juga meluangkan waktu mengunjungi Gua Maria Tritis di Kabupaten Gunungkidul. Lokasi ziarah tersebut menawarkan suasana yang tenang dengan panorama alam yang memikat. Momen-momen di tempat itu turut diabadikan sebagai bagian dari dokumentasi perjalanannya.

Selama berada di Yogyakarta, Kon Pledo terus berburu momen dari pagi hingga malam hari. Baginya, setiap sudut kota memiliki cerita yang layak direkam. Mulai dari cahaya matahari yang menyinari bangunan bersejarah hingga hiruk-pikuk aktivitas masyarakat, semuanya menjadi bagian dari kisah yang ingin ia sampaikan melalui fotografi.

Perjalanan dari Malang menuju Yogyakarta itu bukan sekadar perjalanan wisata. Bagi Kon Pledo, setiap kilometer yang ditempuh merupakan kesempatan untuk melihat Indonesia dari sudut pandang yang berbeda. Melalui ratusan foto yang berhasil diabadikan, ia berharap semakin banyak orang terinspirasi untuk menjelajah, mengenal, dan mencintai keindahan alam serta kekayaan budaya yang dimiliki negeri ini.

Scroll to Top