PANCASILA-POST: Setelah sukses menggelar One Day Training Master of Ceremony (MC) Nusantara Batch I bulan lalu yang dihadiri puluhan peserta. Kemarin, Jumat (15/9/2023) tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausahan (P2MW) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) kembali menggelar One Day Training MC Nusantara Batch II.

Tim P2MW yang diketuai Fistra Deka Elfira, mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Prodi PPKn) ini didanai dari Kemendikburistek RI. Pelatihan yang digelar di Aula SMA Taman Harapan Kota Malang diikuti peserta dari pelajar, mahasiswa, guru dan umum.

Widia Ori Yanti mahasiswa Prodi Manajemen anggota tim menuturkan, kegiatan ini merupakan rangkaian program yang telah kami susun dalam proposal pengajuan. “Puji Tuhan, bersyukur sekali kegiatan kami berjalan dengan lancar mulai Batch I sampai sekarang, semoga nanti yang ketiga lebih sukses”, ucapnya.

NARASUMBER: Farikhatul Azizah, CMC memaparkan materinya dengan penuh enerjik di depan puluhan peserta

Mahasiswa asal Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat menambahkan peserta kali ini sangat antusias, narasumber kami datangkan dari unsur profesional MC yang memiliki jam terbang yang cukup padat. “Sehingga, lanjutnya pada pelatihan kedua ini lebih banyak mengupas secara teknis hal-hal yang perlu diperhatikan dan dihindari saat menjadi MC.

Kegiatan yang didukung Siarindo Media, Dosen Blankon Channel, Tulisanmanusia, Gudang Sastra, dan SMA Taman Harapan ini menghadirkan Narasumber Professional MC and Public Speaker, Farikhatul Azizah, CMC.

SEMANGAT dan KOMPAK: Narasumber dan peserta Bacth II foto bareng usai acara

Dalam paparannya, narasumber yang juga Alumni Prodi PAUD Unikama memaparkan hal-hal yang harus dihindari saat menjadi MC, misalnya menggunakan pakaian yang tidak sesuai dengan acara yang dibawakan, ini juga perlu diperhatikan. Menurutnya, pakaian saat menjadi MC pun memiliki kesan tersendiri dan juga menentukan suasana yang nyaman dan komunikatif.

“Tidak menyimak dengan baik dalam setiap rangkaian acara, over acting, tidak membawa ataupun memiliki script, bahasa bertele-tele, tidak berlatih, angkuh itulah yang juga perlu diperhatikan oleh seorang MC”, lanjutnya.

Agar saat menjadi MC berjalan dengan profesional, Ika panggilan akrab menjelaskan lebih lanjut tips berbicara saat menjadi MC. “Penguasaan materi dan persiapan yang matang, latihan dapat membantu dalam mengatasi demam panggung, jelasnya.

PENUH SENYUM: Narasumber menerima sertifikat penghargaan dari Ketua Tim P2MW, Fistra Deka Ekfira

Selain itu, perempuan asal Kepanjen Malang ini juga mengupas rangkai kata-kata dengan baik, gunakan tutur bahasa yang pantas, dan Jangan bertele-tele buatlah catatan kecil agar semuanya tertata dengan baik. “dan yang juga diperhatikan gestur dan ekspresi wajah saat membawakan suatu acara”, tegasnya.

Sementara Mentor MC Nusantara, E.Kukuh Widijatmoko, SH., M.Pd menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan peserta MC Nusantara batch II ini.  “ini merupakan kelanjutan dari yang batch I yang secara khusus membahas personal branding MC profesional dan tentu ini menjadi satu rangkaian utuh sampai batch III yang direncanakan digelar Oktober bulan depan” tuturnya. (mr.dont)

KUPAS PERSONAL BRANDING, TIM P2MW UNIKAMA GELAR MC NUSANTARA BATCH II