PANCASILA-POST: Dalam rangka menjaga demokrasi melalui pengawasan Pemilihan Umum (PEMILU) sebanyak 1.912 anggota Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) seluruh Indonesia Masa Jabatan 2023-2028 dari 514 Kabupaten/ Kota resmi dilantik, Sabtu (19/08/2023) malam. Pelantikan dilakukan oleh Bawaslu RI yang berlangsung di DKI Jakarta.

Wajah baru menghiasi pelantikan serentak dengan pakaian adat masng-masing daerah. Termasuk Dosen Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Prodi PPKn) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Tobias Gula Aran, SH., MH.

Kompak: Tobias Gula Aran (sebelah kiri) komisioner Bawaslu Kabupaten Malang saat sebelum pelantikan

Tobias, panggilan akrab yang terpilih mejadi anggota Bawaslu Kabupaten Malang saat dihubungi melalui WhatsApp menuturkan, proses/mekanisme sudah dilewati oleh peserta seleksi termasuk saya. Mulai dari tahapan seleksi administrasi, test tertulis berbasis CAT, test psikologi, test kesehatan, test wawancara, dan terakhir uji kepatutan dan kelayakan calon Bawaslu Kabupaten/Kota.

“Alhamdulilah Puji Tuhan, Semua itu dapat saya lalui dengan hasil yang maksimal dan penuh semangat perjuangan”, ucap pria asal Larantuka-NTT.

Yang melatar belakangi saya, lanjut Tobias yang juga Pengurus Pusat Ikatan Keluaraga Besar Alumni (IKABA) Unikama ikut seleksi Bawaslu dia ingin merasakan tantangan pengawasan dalam tingkat yang lebih besar pada wilayah Kabupaten Malang.

“Selain itu, ia ingin mendidikasikan diri terhadap kemajuan demokrasi di Kabupaten Malang pada khususnya dan Indonesia pada umumnya” ungkap dosen pengampu Matakuliah Pengantar Ilmu Politik, dan Hukum Pidana.

Penuh Dedikasi: Tobias Gula Aran yang merupakan Pengurus Pusat IKABA Unikama Periode 2022-2027

Ia berharap pasca pelantikan ini langsung melaksanakan kerja-kerja pengawasan tahapan pemilu. Tahapan sementara saat ini  yang sedang berjalan yaitu Penetapan Daftar Calon Sementara Legislatif oleh KPU Kabupaten Malang.

Bawaslu Kabupaten Malang harus siap dengan sumber daya dan teknis yang ada untuk memastikan proses yang dilakukan oleh KPU sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karenanya, menurut Tobias pada hakikatnya pengawas pemilu bekerja berdasarkan perintah undang-undang.

Secara terpisah, Romadhon Ketua Prodi PPKn, mengapresiasi kerja-kerja kolektif Saudara Tobias dan perjuangannya untuk ikut andil dalam proses seleksi di Bawaslu yang sangat ketat ini. ia berharap, Saudara Tobias mampu menjaga integritas Pemilu dan almamater Unikama demi kemajuan demokrasi kita.

Sementara Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja saat pelantikan mengatakan Pemilu 2024 akan berbeda dengan pemilu sebelumnya, khususnya mengenai keserentakan. Maka dari itu, Bagja sapaan akrab, meminta 1.912 Anggota Bawaslu Kabupaten/ Kota untuk menjaga soliditas dan komunikasi diantara rekan anggota lain serta penyelenggara Pemilu lainnya. (Mr. Don’t)

Dosen Prodi PPKn Unikama, Resmi Dilantik Menjadi Komisioner Bawaslu Kabupaten Malang